Korban Kecelakaan Kerja di Geo Dipa, 1 Meninggal 3 Orang kondisinya membaik, 4 Orang Menjalani Perawatan Jalan

0
78
Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi (Persero) Rikki Firmanda Ibrahim memastikan Geo Dipa Energi jika korban kecelakaan kerja di wilayah kerja Geo Dipa akan mendapat penanganan medis maksimal dari perusahaan.(foto/har)

MMCindonesia,Banjarnegara – Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi (Persero) Rikki Firmanda Ibrahim memastikan Geo Dipa Energi jika korban kecelakaan kerja di wilayah kerja Geo Dipa akan mendapat penanganan medis maksimal dari perusahaan.

Dari data resmi  korban yang terdampak kecelakaan sebanyak 9 orang, 1 orang meninggal dan yang mendapat perawatan di ICU  RSUD Wonosobo sebanyak 3 orang , 1 orang  menjlani observasi perawatan dan kondisininya mulai membaik, sedangka 4 orang  lainnya sudah sehat dan menjalani rawat jalan dan sudah kembali ke rumah.

“Sebelumnya kami sampaikan ada 7 orang tapi total sebenarnya ada 9 orang, hanya saja  2 orang bukan terpapar namun mengalami kelelahan fisik saat melakukan evakuasi, Kepada keluarga korban meninggal kami mewakili perusahaan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam” kata Rikki kepada media saat press conference di Media Center Geo Dipa Minggu (13/3/2022).

Rikki menjelaskan, saat ini semua pekerja yang terdampak  telah diasuransikan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, selain klaim asuransi dari BPJS, pihak kontraktor dari PT Bormindo memberikan santunan dan pembiayaan yang tidak ditanggung oleh BPJS dan santunan kematian.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam korban meninggal juga kepada keluarga korban yang saat ini sedang dalam masa perawatan di ICU,Kami dari perusahaan juga akan memberikan  santunan kepada korban,” tambah Rikki.

Lebih jauh Rikki menyampaikan kondisi di sekitar wilayah kecelakaaan kerja Geo Dipa di PAD 28 saat ini sudah aman dan tidak ada paparan H2S, sedangkan di lokasi PAD 28 dilakukan sedang dilakukan olah TKP oleh polres Banjarnegara dengan melibatkan tim Gegana Polda Jateng untuk memastiak kondisi di TKP saat ini.

Dirjen EBTKE Kementrian ESDM berwenang dalam melakukan invertigasi kecelakaan panas bumi, sementara provinsi Jawa Tengah melakukan supervise atas penanganan kecelakaan kerja dan memastikan penanganan dilakukan dengan baik. (Ade)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here