Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Laboratorium BBPOM Banjarmasin Masuk Tahap Penyidikan

0
313

Mmcindonesia.id,Banjarmasin – Dugaan Korupsi pembangunan gedung laboratorium dan pelayanan publik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin, yang menelan anggaran Rp 27 miliar lebih,saat ini telah memasuki tahap penyidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Banjarmasin Dimas Purnama Putra kepada awak media saat di temui mengatakan saat ini pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti.

”Kami sudah menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) untuk kasus ini,” kata Dimas di Banjarmasin,Selasa (23/5/2023).

Objek penyidikan adalah pembangunan gedung laboratorium dan pelayanan publik BBPOM tahap II pada 2019 dan tahap III pada 2021 di Kota Banjarbaru dengan anggaran bersumber dari APBN masing-masing sekitar Rp 16 miliar dan Rp 11 miliar,jelas Dimas.

Dimas juga mengatakan saat ini, tim penyidik sedang berkoordinasi dengan ahli dari perguruan tinggi di Kalimantan Selatan untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan. Dalam penyidikan umum yang dilakukan Kejari Banjarmasin saat ini untuk mencari alat bukti agar bisa menentukan siapa tersangkanya.

”Nanti kalau sudah lengkap semuanya dilakukan gelar perkara untuk menentukan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas perbuatan dugaan korupsi ini,” pungkas Dimas.

 

(isn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here