Bulan Dana PMI Banjarnegara mencapai Rp1,079 Miliar

0
127

Banjarnegara, mmcindonesia.id – Perolehan bulan dana PMI Kabupaten Banjarnegara tahun 2023, kembali melampaui target. Dari target 1 milliar yang dicanangkan pada tahun 2022 lalu terealisasi sebesar Rp. 1.079.649.350 atau naik sebesar 1.07, 96 persen

Pelaksanaan bulan dana PMI Banjarnegara tahun 2022 yang dilaksanakan mulai 1 September sampai dengan 1 Desember 2022 target perolehan bulan dana PMI Banjarnegara tahun 2022 sebesar Rp 1.000.000.000,-

Sekretaris Daerah Banjarnegara sekaligus Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2022, Drs. Indarto , M.S.i, mengatakan, dari 8 sektor yang menjadi target yaitu sektor penduduk, sektor pelajar, sektor pegawai, sektor perindakop, sektor pelayanan jasa sektor kesehatan, sektor perbankan dan sektor konstruksi.

“Apabila dibandingkan realisasi bulan dana PMI tahun 2021 sebesar Rp. 997.059.675 dengan realisasi bulan dana PMI tahun 2022 Rp. 1.079.649.350, maka terdapat kenaikan sebesar Rp. 82.589.675 atau sebesar 8,28 persen,” kata Indarto Penyerahan hasil bulan dana PMI Banjarnegara tahun 2022 di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Kamis (23/2/2023).

Indarto menambahkan, hasil Bulan Dana PMI tersebut berasal dari sumbangan masyarakat melalui delapan sektor meliputi penduduk, pelajar, pegawai, pelayanan jasa, Perindakop, kesehatan, perbankan dan jasa konstruksi .

“Berdasarkan evaluasi rapat panitia, penyelenggaraan bulan dana PMI tahun 2023 rencananya akan kami laksanakan mulai bulan Juli sampai dengan September 2023,” lanjutnya

Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto, SH memberikan apresiasi capaian Bulan Dana PMI Banjarnegara 2022 yang mampu melebihi target. Dia berharap, dana yang terkumpul dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sehingga dalam pemanfaatannya tidak menyimpang dari program kerja PMI Banjarnegara.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, Aparatur sipil negara, pengusaha, BUMD dan BUMN atas dukungannya melalui kegiatan bulan dana PMI tahun 2022,” ujarnya.

Tri Harso juga berharap meskipun jumlah sumbangan belum ideal, namun karena merupakan amanah dari ribuan penyumbang maka harus dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan program kerja yang telah disusun.

“Hindari penyimpangan-penyimpangan sekecil apapun dan gunakan untuk memberikan pelayanan kemanusiaan,” katanya.(a*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here