Pedagang Mulai Berjualan di Pasar Darurat di Komplek Stadion Soemitro Kolopaking

0
54

Banjarnegara, MMCIndonesia.id – Para pedagang korban kebakaran Pasar Induk Banjarnegara sejak Rabu (14/4/2021) siang kemarin sudah mulai menempati pasar darurat di Stadion Soemitro Kolopaking, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pasar yang dibangun semi permanen itu juga sudah ramai pedagang untuk menata tempat dan dagangannya.

Sebagian pedagang sudah mulai berjualan, namun sebagain pedagang lainnya masih menata kiosnya sebelum memulai berjualan, karena lapak darurat yang telah dibagi pemerintah ke pedagang belum jadi sempurna.
Sejumlah pedagang masih harus memperbaiki lapaknya agar benar-benar siap ditempati.

“Setelah mendapat jatah lapak hasil undian, Kami masih harus menambah perabot lapak semisal meja untuk meletakkan dagangannya nanti dan menambah beberapa gantungan untuk dagangan,” kata Ari Salah satu pedagang asal Banjarnegara.

Sebelumnya petugas dari Indakop dibantu satpol PP telah mengundi tempat bagi pedagang yang terimbas kebakaran beberapa waktu lalu. Namun setelah diundi masih banyak pedagang yang melakukan untuk mengamankan lapaknya dengan memasang pembatas dengan tali tanpa sepengetahuan UPT Pasar yang menganggu lokasi lapak padagang lainnya

Hal ini didapati petugas saat melakukan pemantauan dan pemantapan persiapan pemindahan pedagang ke pasar darurat di Stadion Soemitro Kolopaking.
Pembatas akhirnya dilepas oleh petugas agar tidak menimbulkan kecemburuan antar pedagang.

Kepala Bidang Pasar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Banjarnegara Hari Arumbinuko mengatakan, pembatas dipasang tanpa sepengetahuan UPT Pasar. “Pembatas dipasang di pasar darurat yang dibangun di lapangan rumput,” jelasnya.

“Untuk menghindari kecemburuan, petugas melepas pembatas sebelum pasar ditempati sebelum pedagang ditempatkan di pasar darurat pada Kamis (15/4) dini hari tadi,” katanya.

Para pedagang juga diminta menempati los/kios sesuai hasil undian yang ditentukan. Apabila terdapat pedagang yang belum mendapat tempat, bisa lapor ke pengelola pasar. Dan pengelola pasar yang akan menempatkan sesuai hasil undian.

Lebih lanjut Heri mengatakan, saat ini ada 417 pedagang lantai dua, 10 petak pedagang daging, dan 160 petak pedagang lantai satu yang dipindah. Selain itu, pedagang emperan yang berada di sekitar pasar sayur juga ikut diatur penempatannya.

Sementara Kasat Pol PP Banjarnegara Esti Widodo mengatakan, berdasarkan informasi dari UPT Pasar, pedagang sudah mendapatkan jatah di los yang dibangun Pemda. “Untuk menjaga ketertiban dan agar tidak menimbulkan kecemburuan, patok kapling kita lepas. Sedangkan untuk meja dan tempat jualan yang asal ditaruh oleh pedagang kita amankan,” jelasnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga keamanan dan ketertiban pasar. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here