Oknum TNI, Otak Penembakan Istrinya di Semarang Dikabarkan Tewas

0
20
Oknum TNI, Kopda Muslimin yang dikabarkan meninggal dunia.(foto/doc)

MMCindonesia.id, Kendal – Kopda Muslimin  Oknum TNI ditemukan tewas. Pria yang diduga sebagai otak kasus penembakan atas istrinya sendiri di Semarang  dikabarkan tewas di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah.

Dari Infornasi yang di peroleh, Kopda Muslimin meninggal dunia di rumah orang tua kandungnya sendiri di Kelurahan Trompo RT 02/ RT 01 Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Kamis (28/7/2022).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi Kopda Muslimin. Dari kabar yang beredar, Muslimin dikabarkan meninggal dunia karena meminum racun.

“Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah lalu meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda  Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Kamis (28/7).

Sementara itu, berdasarkan laporan kronologis yang didapat dari Dandim 0715/Kendal pukul 05.30 WIB, Kopda Muslimin datang ke rumah orang tuanya dengan mengendarai motor Mio J AA 2703 NC.

Usai mengetuk pintu dan dibuka oleh orang tuanya atas nama Bapak Mustakim, Kopda Muslimin masuk ke kamar belakang menemui kedua orangnya serta sempat memohon maaf dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda M berbaring di tempat tidur.

Pada pukul 07.00 Wib Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia oleh orang tua nya di tempat tidur. Mengetahui kejadian tersebut adik korban Novi langsung melaporkan kepada Kodim 0715/Kendal.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto mengatakan, bahwa benar Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia. Penyebab meninggalnya Kopda M masih dalam proses pendalaman dan akan diadakan penyelidikan.

“Secepatnya akan dilaksanakan proses otopsi kepada jenazah Kopda M untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya,” katanya.

Saat ini pihak kepolisian dan TNI menjaga kawasan sekitar rumah orangtua Kopda M di Rt 2 Rw 1 Kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.(adz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here