Canangkan BIAN, PJ Bupati Banjarnegara Serukan Komitmen Bersama Genjot Capaian Imunisasi Semua Anak

0
17
Penjabat Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto memberikan imunisasi kepada salah satu anak pada acara mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Penggalangan Komitmen Percepatan Stop Buang Air Besar Sembarangan/Open Defecation Free (ODF) di Pendapa Dipayudha Adigraha, Kamis (21/7/2022). (foto/mr)

MMCindonesia.id,Banjarnegara – Penjabat Bupati Banjarnegara  Tri Harso Widirahmanto mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Penggalangan Komitmen Percepatan Stop Buang Air Besar Sembarangan/Open Defecation Free (ODF) di Pendapa Dipayudha Adigraha, Kamis (21/7/2022).

Pencanangan BIAN ini untuk menggenjot capaian imunisasi anak di kota dawet ayu. Pasalnya selama pandemi Covid-19, pelaksanaan imunisasi anak tidak berjalan optimal.

Tri Harso menambahkan, anak adalah investasi dan calon generasi penerus bangsa. Pemberian imunisasi terbukti melindungi dari penyakit berbahaya sehingga anak lebih sehat dan lebih produktif. Tak hanya itu, manfaat dari imunisasi juga jauh lebih besar dibandingkan dampak yang ditimbulkan di masa depan.

“Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi seperti polio, campak, rubela dan difteri,” katanya

Dampak pandemi Covid 19 menyebabkan jumlah anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap sesuai usia semakin banyak, lanjutnya.

Sehubungan dengan hal itu, Tri Harso menekankan suatu upaya kolaboratif terintegrasi yang dapat mengharmoniskan kegiatan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar guna menutup kesenjangan imunitas di masyarakat.

“Kami meminta  masyarakat yang memiliki anak balita untuk melaksanakan program imunisasi, sehingga pelaksanaan BIAN di Banjarnegara ini dapat berjalan lancar dan sukses serta dapat meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak,” katanya

Sementara Kepala Dinkes Banjarnegara, dr Latifa Hesti Purwaningtyas mengatakan,  BIAN dilaksanakan secara serentak pada bulan Agustus 2022 dengan pemberian 1 dosis imunisasi campak rubela secara masal tanpa memandang setatus imunisasi sebelumnya.

Selain itu juga sudah mulai dilaksanakan kejar imunisasi pada sasaran anak usia 12 bulan sampai 59 bulan yang belum menerima dosis vaksin sesuai untuk mencegah terjadinya peningkatan KLB penyakit .

Latifa menambahkan, cakupan imunisasi dasar lengkap di Kabuapaten Banjarnegara tahun 2019 tercapai 98.9%. Sedangkan di tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 97.1% dan pada tahun 2021 turun lagi menjadi 80.6%,”

“Kami berharap cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak minimal 95% bisa tercapai,” jelasnya.

Pencanangan BIAN di Kabupaten Banjarnegara ini ditandai dengan pemberian imunisasi oral polio vaccine (OPV) atau penetesan vaksin polio yang dilakukan oleh Pj Bupati Banjarnegara pada anak balita. (Adz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here