Kelompok Tani di Banjarnegara Mulai Lirik Budi daya Alpukat

0
59
Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin bersama dengan Kelompok Tani Sentra Hijau berfoto bersama sebelum memulai penanaman alpukat.(foto/doc)

MMCindonesia, Banjarnegara – Kelompok Tani Sentra Hijau Desa Merden, Kecamatan Purwanegara mulai menekuni budi daya alpukat. Sebanyak 2.216 bibit alpukat sudah ditanam di wilayah tersebut.

Karsam, Ketua Kelompok Tani Sentra Hijau menjelaskan, budi daya alpukat ini berawal dari program kerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Purwokerto terkait pengadaan sumur bor untuk mengatasi kelangkaan air bersih di musim kemarau.

“Setelah sumur bor terealisasi pada 30 januari 2021 dan air juga sudah bisa disalurkan ke warga, ACT kemudian memiliki gagasan untuk program lanjutan, yaitu pemerdayaan masyarakat dengan budi daya alpukat,” kata Karsam kepada media Kamis (3/2/2022).

Sekarang sudah ada 22 orang petani yang ikut bergabung membudidayakan alpukat. Dia berharap melalui program ini, perekonomian masyarakat, khususnya petani di merden bisa meningkat.

“Mudah-mudahan tiga tahun ke depan sudah bisa panen raya alpukat,” ujarnya

Kepala Cabang ACT Purwokerto Eka Marmiko mengatakan, ACT merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang saat ini tidak hanya beraktivitas pada kegiatan tanggap darurat dan pasca bencana saja tetapi juga berkembang membantu pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

Dia berharap dukungan dari Dinas Pertanian Banjarnegara, terkait pendampingan agar apa yang dilakukan oleh para petani alpukat ini bisa terus berkembang dan semakin baik.

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin memberi apresiasi atas kolaborasi program yang dilakukan oleh kelompok tani Sentra Hijau dan ACT. Akan tetapi dia mengingingkan program itu tidak hanya sekedar menjadi seremoni saja tetapi juga harus sustainable atau berkelanjutan.

Menurutnya, para petani harus memiliki semangat yang tinggi, bersungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah dalam bertani alpukat. Pendampingan dari pihak-pihak lain juga perlu dilakukan dari proses pembibitan hingga terkait dengan pemasarannya.

Dia juga menyampaikan, jika nanti kegitan tersebut berhasil maka akan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat dan akan berdampak pula pada meningkatnya Ideks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banjarnegara.

“Kami harap budi daya alpukat di sini bisa sukses dan akan mengubah kehidupan masyarakat,” katanya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here