Pemkot Tangsel Akan Tanggung Biaya Hidup dan Pendidikan Aisyah

0
64
Aisyah. Foto: Istimewa

CIPUTAT, MMCIndonesia.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya akan memberikan bantuan secara maksimal kepada Aisyah, anak sebatang kara karena kedua orang tuanya telah meninggal dunia.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Rabu (20/1) menyatakan bahwa Pemerintah Kota akan mengambil beberapa langkah yang pada intinya bertujuan untuk memberikan yang terbaik bagi Aisyah.

Diketahui, Aisyah anak yatim piatu setelah sang ibunda meninggal karena Covid-19 pada hari Sabtu, (16/1/2021). Sementara, sang ayah sudah meninggal lebih dulu beberapa tahun yang lalu. Praktis Aisyah menjalani kehidupannya seorang diri alias sebatang kara.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, menjelaskan, “Pertama, saat ini Pemkot melalui Perangkat Daerah terkait akan melakukan penanganan terhadap Aisyah dalam konteks medis dan juga psikis. Aisyah saat ini sudah diberikan pengobatan untuk mengatasi covid-19 dan diberikan konsultasi Psyco-healing. Kedua, kami memastikan bahwa Aisyah terus dapat menjalani aktifitasnya sebagaimana biasa seperti mengikuti pelajaran secara virtual dan aktifitas rutin lainnya. Ketiga, Pemkot Tangsel akan menanggung biaya pendidikan dan biaya hidupnya. Dan keempat, untuk ke depan, kita akan mengambil langkah terbaik semata-mata bagi kepentingan Aisyah”.

Airin menambahkan bahwa satu hal yang perlu dicatat, Aisyah masih tergolong anak-anak dan oleh karenanya harus mendapatkan perlindungan yang maksimal, serta penanganannya harus sangat hati-hati.

“Dalam hal ini kami di Pemkot melibatkan banyak pihak selain dokter medis, yaitu psikolog dan lembaga P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Intinya sekali lagi, Pemkot akan berusaha memberikan yang terbaik kepada Aisyah.”

Saat ini Aisyah masih menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 di kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here