Kembangankan Wisata Alam, Warga di Banjarnegara Ini Bangun Jembatan Kayu di Persawahan

0
81
Plh. Bupati Banjarnegara, Syamsudin, mencoba berjalan di jembatan kayu baruklinting.(foto/ahr)

MMCindonesia,Banjarnegara – Masyarakat di Desa Blambangan Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah  mengembangkan obyek wisata “Broadwalk” atau jembatan kayu sepanjang 500 meter di tengah area persawahan yang diberi nama “Broadwalk Baruklinting”.

Obyek wisata Broadwalk ini diresmikan oleh PLH Bupati Banjarnegara beserta pada minggu (27/3/2022) kemarin. Peresmian ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Plh Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Banjarnegara, Ismawan Setya Handoko, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Perwakilan Bank Jateng Banjarnegara dan perangkat desa Blambangan, dilanjutkan dengan pemotongan pita dan launching mesin ticketing.

Plh. Bupati Banjarnegara, Syamsudin, menyampaikan apresiasinya pada saat membuka objek wisata baru di Desa Blambangan.

Dia mengatakan jika sejak dahulu Desa Blambangan merupakan salah satu desa unggulan di Banjarnegara.

“Sejak jaman dulu, Blambangan merupakan Desa unggulan di Banjarnegara ini. buktinya makam para bupati bupati Blambangan pada masa lampau, ada di blambangan. sentra ikan gurami ada di blambangan, pengrajin abon iwak ada di blambangan, ada wanatulale, kebon durian, pertanian organik juga ada di Blambangan, ” katanya.

Plh Bupati juga berpesan agar masyarakat terus bersemangat dalam mengembangkan desa sehingga ke depan bisa lebih maju dan memiliki daya jual yang lebih baik.

“Selamat kepada masyarakat desa Blambangan atas adanya jembatan kahyangan versi persawahan ini. Tolong broadwalk ini dirawat, dan dikembangkan dengan pemikiran kreatif, sehingga tidak bosen,” lanjutnya

Ia juga berharap Desa Blambangan menjadi desa wisata andalan di Banjarnegara, syaratnya adalah masyarakat harus bersatu bersama pemerintah.

Kepala Desa Blambangan, Sukisno, mengatakan  Broadwalk” atau jembatan kayu  yang merupakan wahana baru ini merupakan hasil kreatifitas masyarakat khususnya generasi muda .

“Pembiayaan pembuatan Broadwalk” atau jembatan kayu ini berasal dari APBD Provinsi sebesar seratus juta rupiah,” Ujarnya.

Ia mengatakan, pembuatan Broadwalk” atau jembatan kayu tersebut merupakan hasil kolaborasi masyarakat dengan pemerintahan desa serta generasi muda Desa Blambangan, serta dukungan dari segenap warga desa Blambangan.(Ade)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here